Tuesday, 20 October 2015

KONSISTENSI TANAH


Konsistensi tanah menunjukkan kekuatan daya kohesi butir-butir tanah atau daya adhesi butir-butir tanah dengan benda lain. Hal ini ditunjukkan oleh daya tahan tanah terhadap gaya yang akan mengubah bentuk. Gaya-gaya tersebut misalnya pencangkulan, pembajakan dan sebagainya. Tanah-tanah yang mempunyai konsistensi baik umumnya mudah diolah dan tidak melekat pada alat pengolah tanah. Oleh karena tanah dapat ditemukan dalam keadaan lembab, basah atau kering maka penyifatan konsistensi tanah harus disesuaikan dengan keadaan tanah tersebut. Dalam keadaan lembab, tanah dibedakan dalam konsistensi gembur  (mudah diolah) sampai teguh (agak sulit dicangkul).

Dalam keadaan kering, tanah dibedakan dalam konsistensi lunak sampai keras. Dalam kedaan basah dibedakan plastisitasnya yaitu dari plastis sampai tidak plastis. atau kelekatannya yaitu dari tidak lekat sampai lekat. 

Sumber: Ilmu tanah, Prof Dr. Ir. H. Sarwono Hardjowigeno, M.Sc.