Sunday, 18 October 2015

PERSAINGAN DAN KERUGIAN GULMA



Persaingan (competition) diartikan sebagai perjuangan dua organisme atau lebih untuk memperebutkan objek yang sama. Baik gulma maupun tanaman mempunyai keperluan dasar yang sama untuk pertumbuhan dan perkembangan yang normal yaitu unsur hara, air, cahaya, bahan ruang tumbuh dan CO2. Persaingan terjadi bila unsur-unsur penunjang pertumbuhan tersebut tidak tersedia dalam jumlah yang cukup bagi keduanya. Persaingan antar gulma dengan tanaman adalah persaingan inter spesifik (inter specific competition) karena terjadi antar species tumbuhan yang berbeda, sedangkan persaingan yang terjadi antar species tumbuhan yang sama merupakan persaingan intra spesifik (intra specific competition). Kemampuan tanaman bersaing dengan gulma ditentukan oleh species gulma, kepadatan gulma, saat dan lama persaingan, perbedaan species akan menentukan kemampuan bersaing karena perbedaan sistem fotosintesis, kondisi perakaran dan keadaan morfologinya.
       Gulma menimbulkan kerugian secara perlahan selama gulma tersebut hidup berinteraksi bersama dengan tanaman. Kerugian tesebut terjadi melalui proses persaingan atau kompetisi antara gulma dan tanaman dalam memperoleh sarana tumbuh seperti hara, air, cahaya, , dan ruang tumbuh. Selain persaingan, kerugian tanaman dapat pula terjadi melalui proses alelopati, yaitu proses penekanan pertumbuhan tanaman akibat senyawa kimia (alelokimia) yang dikeluarkan oleh gulma. Gangguan yang disebabkan oleh gulma tersebut tidak kasat mata dan berlangsung perlahan, dan apabila kalau tidak diatasi dapat menurunkan hasil produksi tanaman bahkan dapat menggagalkan panen.